AHY Sindir Penguasa Suka Setting Pemilu Lewat Polisi hingga ASN: Mesti Belajar dari SBY
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyindir penguasa yang menggunakan kekuasaan untuk mengarahkan pelaksanaan Pemilu demikian. Ia menekankan pentingnya netralitas TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, dan ASN serta penghindaran penggunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik. AHY belajar dari pengalaman tiga periode pemerintahan SBY yang menghasilkan pergantian kekuasaan damai secara demokratis. Demokrasi tidak boleh hanya formalitas, melainkan membutuhkan sistem pengawasan sehat, pemerintahan yang kuat dan terbuka terhadap kritik, serta keadilan dalam kontestasi politik di mana pemenang ditentukan oleh kepercayaan rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 23.50
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
kumparan · 6 September 2026 pukul 02.00
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
JawaPos · 5 September 2026 pukul 23.46
AHY Minta TNI-Polri Netral dalam Momentum Pemilu
Detik.com · 5 September 2026 pukul 23.25
AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang untuk Selamanya
Berita terkait
AHY Ingatkan Penguasa Bahwa Kekuasaan Punya Batas Waktu: Jangan Halang-halangi Hak Rakyat untuk...
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 07.58
AHY Singgung Kekuasaan Bukan Milik Seseorang Selamanya, Cukup 2 Periode, TNI-Polri Juga Harus Netral
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 02.00
AHY: Kita Patut Belajar dari 10 Tahun Pemerintahan SBY
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 22.00
AHY: Kekuasaan Adalah Milik Rakyat, bukan Seseorang
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 22.28