Airlangga Bidik Investasi Hilirisasi Rp3.800 Triliun dalam 4 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan investasi hilirisasi mencapai Rp3.800 triliun dalam empat tahun ke depan. Investasi tersebut akan dialokasikan ke 28 komoditas di delapan sektor, termasuk perkebunan, pertanian, kehutanan, perikanan, dan energi terbarukan. Kebutuhan investasi diperkirakan US$618 miliar untuk mengembangkan komoditas tersebut, dengan harapan meningkatkan ekspor Indonesia hingga US$857 miliar dan nilai tambah sekitar US$235,9 miliar. Saat ini ekspor Indonesia mendekati US$500 miliar, sehingga hilirisasi berpotensi menggandakan angka tersebut. Nikel menjadi contoh keberhasilan, dengan ekspor naik dari US$1,3 miliar (2016) menjadi US$34 miliar (2025). Investasi di luar Jawa mencapai 75,7%, mendukung pembangunan di Sulawesi, Maluku, dan Papua. Pemerintah juga mendorong penggunaan teknologi seperti AI, machine learning, IoT, serta otomatisasi untuk meningkatkan produktivitas industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 13.14
Pemerintah Targetkan Raup Rp 3.800 T dari Hilirisasi dalam 4 Tahun
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 14.13
Kecerdasan Buatan Bisa Picu Inflasi di AS, Kok Bisa?
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 13.56
Menperin Catat Industri Mamin Tumbuh 6,77 Persen di Semester I 2026
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 13.43
Ada Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Rosan Buka Suara
Berita terkait
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Hilirisasi RI Butuh Rp11.063 Triliun, Investasi Jumbo Jadi Tantangan hingga 2040
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.13
Batam Bidik Investasi Industri, 200 Teknologi Dipamerkan Pada Manufacturing Indonesia Series Batam Chapter 2026
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 22.40