Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi serta Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian pada 1 Oktober 2026. Penunjukan ini bertujuan mengintegrasikan kebijakan sumber daya, energi, dan manufaktur guna mempercepat industrialisasi nasional dan meningkatkan penguasaan teknologi serta lapangan kerja berkualitas.
Investasi hilirisasi tahun 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3% dan berkontribusi 30,2% dari total investasi nasional. Fokus selanjutnya adalah menghubungkan pengolahan mineral seperti nikel, tembaga, dan aluminium dengan industri komponen serta produk akhir untuk memperkuat daya saing ekonomi Indonesia di rantai produksi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 14.31
Prabowo Lantik Bahlil Jadi Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 18.13
Hilirisasi RI Butuh Rp11.063 Triliun, Investasi Jumbo Jadi Tantangan hingga 2040
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 08.00
Reshuffle Kabinet, Ekonom Ungkap Tantangan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 07.29
IHSG Sempat Dibawah Level 6.000, Asing Lepas 10 Saham Ini
Berita terkait
Investasi RI Tembus Rp 1.010 T, Pengusaha Ungkap Dampaknya ke Industri Lokal
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.28
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25
Hilirisasi Mineral Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 12.14
RI Kalahkan China Soal Olahan Nikel, Ini Bukti Terbarunya
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 08.20