Airlangga Dorong Data Covid-BPJS Jadi Modal Kembangkan Industri Obat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan data kesehatan Indonesia, termasuk data pandemi Covid-19 dan BPJS Kesehatan, dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan industri obat melalui kecerdasan buatan (AI). Dengan basis data populasi sebesar 280 juta jiwa yang kredibel, AI dapat mempercepat proses uji klinis (clinical trial) dan mendukung riset kesehatan. Airlangga menilai Indonesia masih tertinggal dalam pengembangan industri obat, namun potensi data besar ini menjadi keunggulan untuk meningkatkan kompetitivitas industri farmasi. Penggunaan AI juga menjadi bagian dari upaya digitalisasi ekonomi Indonesia, bersamaan dengan perkembangan industri data center yang membutuhkan lahan, listrik, dan air.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 13.26
Bank RI Masuk 2027, Modal Kuat Dibayangi 7 Tantangan Besar
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 12.20
Bank Dunia Ungkap 3 Negara Asia Ini Berburu Pekerja AI
Berita terkait
AI Pangkas Beban Kerja UMKM hingga 70 Persen
Liputan6.com · 4 Oktober 2026 pukul 12.16
Bukan Cuma Jualan Online, UMKM Cirebon Mulai Didorong Memaksimalkan AI Untuk Jalankan Bisnis
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.45
Arsalynk Akan Hadirkan Aplikasi ERP MarkaSuite, Ini Keunggulannya
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.34
Revolusi AI dan Tantangan Budaya Pancasila
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.43