AI Pangkas Beban Kerja UMKM hingga 70 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9364965/original/063112800_1791087175-DSC08148-opq3031726328.jpg.jpeg)
Adopsi Artificial Intelligence (AI) kini menyasar pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional. Dalam acara SME DigitalFest 2026 oleh Exabytes Indonesia yang didukung Kemenekraf, terungkap bahwa AI mampu memangkas beban kerja dan waktu operasional hingga 60–70 persen. Hal ini memungkinkan pemilik usaha mengalihkan fokus dari tugas manual ke pengembangan bisnis.
Implementasi praktis AI terbukti mengurangi kebutuhan sumber daya manusia, seperti pada proses desain produk dan penulisan SEO yang kini bisa dikerjakan satu orang. Untuk mendukung transisi ini, Exabytes meluncurkan inisiatif GROW AI. Pemerintah melalui Kemenekraf dan SMESCO juga menyediakan peta jalan digitalisasi agar produk UMKM lokal dapat menembus pasar global melalui ekosistem digital terintegrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.45
Bukan Cuma Jualan Online, UMKM Cirebon Mulai Didorong Memaksimalkan AI Untuk Jalankan Bisnis
Berita terkait
UMKM Didorong Manfaatkan AI Tingkatkan Produktivitas Bisnis
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.01
Lebih dari 90 Persen UMKM Belum Optimal Gunakan AI, Tata Kelola jadi Tantangan
JawaPos · 17 September 2026 pukul 00.30
UMKM belum Optimalkan Penggunaan AI
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.48
AI Jadi Senjata Baru UMKM Indonesia Menembus Pasar Global
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 15.59