Airlangga Sebut China Sambut Saham Kereta Cepat Diambil Alih Kemenkeu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pihak China telah menerima informasi mengenai pengambilan alih saham Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Pengambilan alih ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah keuangan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Airlangga menilai respons China tergolong positif. Pengambilan alih saham dilakukan melalui Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu, sehingga utang proyek tidak dialihkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saat ini, 60 persen saham KCIC dimiliki konsorsium BUMN Indonesia, sementara 40 persen dimiliki konsorsium China. Proses pengalihan saham dipercepat dengan target selesai pada pertengahan September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.40
Kemenkeu Ambil Alih Kepemilikan 60 Persen Saham Whoosh
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.05
Purbaya Beri Sinyal China Mau Garap KA Cepat Bandung-Surabaya
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 17.32
Murino Group Tangkap Peluang Investasi Properti Premium di Bali
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 13.00
Pemkab Bogor Percepat Pembangunan Tol Depok–Antasari dan Jalan Tambang
Berita terkait
Pecahkan Rekor, Kereta China Tembus 800 Km/Jam dalam 5,3 Detik
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.07
Daftar Harga Emas Perhiasan 16 Agustus 2026: Cek Ragam Karat di Sini
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.26
Starbright China Bangun Proyek Rp 1,25 T di IKN, 100 Apartemen Sudah Dipesan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.35
RI Contoh India Ajak Swasta Manfaatkan Aset BUMN yang Tak Maksimal
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 08.33