Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

BUMN Ini Lega Utang Kereta Cepat Diambil Alih Kemenkeu

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menyambut positif pengambilalihan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) oleh Kementerian Keuangan. PSBI sebelumnya memiliki 60% saham KCIC, sementara 40% sisanya dikuasai konsorsium China. Pemegang saham PSBI meliputi PT Kereta Api Indonesia (58,53%), WIKA (33,36%), PT Perkebunan Nusantara I (1,03%), dan PT Jasa Marga (7,08%).

Direktur Keuangan WIKA, Mulyadi, menyatakan bahwa kepemilikan saham dalam proyek kereta cepat ini memberikan tekanan negatif pada laporan keuangan persero. Proyek Jakarta-Bandung ini menyumbang kerugian sebesar Rp 1,7-1,8 triliun per tahun. Alih-alih memberikan keuntungan, proyek ini justru menyebabkan kerugian bagi WIKA akibat konsolidasi keuangan.

Pengambilalihan saham ini diharapkan menjadi 'angin segar' bagi pemulihan keuangan WIKA. Direktur Manajemen Risiko & Legal WIKA, Vera Kirana, menyampaikan bahwa proses due diligence sedang dilakukan oleh para pemegang saham PSBI bersama Kementerian Keuangan dan Danantara. Mulyadi menyatakan harapannya agar pengambilalihan ini dapat selesai pada 2026, sehingga kinerja keuangan WIKA diperkirakan akan membaik di akhir tahun tersebut.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait