Airlangga Ungkap Tantangan RI Menuju Pertumbuhan 6%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia berambisi mencapai pertumbuhan ekonomi 6% pada akhir 2026. Semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45%, menjadi angka tertinggi dalam 13 tahun terakhir dan menunjukkan di antara negara G20. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan target ini menantang akibat ketidakpastian global seperti konflik geopolitik dan perang dagang. Namun, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dengan pendapatan negara naik 21,3% per tahun, belanja meningkat 18,2%, dan defisit anggaran hanya 0,91% dari PDB. Pemerintah berencana mengandalkan enam mesin pertumbuhan baru, meliputi hilirisasi, penguatan energi, manajemen devisa, digitalisasi, semikonduktor, dan AI. Kebijakan fiskal yang disiplin, kolaborasi dengan dunia usaha, dan peningkatan produktivitas SDM menjadi kunci mencapai target pertumbuhan yang inklusif.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya: Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,6-6 Persen pada 2026
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.25
Menko Airlangga: Peningkatan Produktivitas jadi Indikator Penting Menuju Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 07.16
Aktivitas Bisnis Zona Euro Tertinggi 9 Bulan, Manufaktur Jadi Motor
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 00.05
Airlangga: Peningkatan produktivitas pacu pertumbuhan enam persen
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 22.11