Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Purbaya: Ekonomi RI Diproyeksi Tumbuh 5,6-6 Persen pada 2026

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,6-6 persen year on year pada 2026. Proyeksi ini ditopang sinergi kebijakan pemerintah bersama anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan nasional. Hasil asesmen KSSK menunjukkan kondisi fiskal, moneter, dan sektor keuangan Indonesia pada kuartal II 2026 tetap terjaga meski menghadapi peningkatan tekanan eksternal.

Tekanan global meningkat akibat eskalasi konflik geopolitik, khususnya konflik AS-Iran yang memicu penguatan dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi, serta arus modal keluar dari negara berkembang. Yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun naik 31 basis poin menjadi 7,14 persen pada akhir kuartal II 2026. Meski demikian, investor asing tetap mencatat pembelian bersih di pasar SBN Indonesia sebesar Rp32,09 triliun selama kuartal II 2026 dan Rp13,35 triliun sepanjang 2026 hingga 30 Juli.

Purbaya menekankan ketahanan ekonomi domestik tetap solid, didukung daya beli masyarakat yang terjaga, pertumbuhan investasi, percepatan belanja pemerintah, serta koordinasi kebijakan antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga likuiditas perekonomian dan sektor perbankan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait