AirNav Indonesia Gandeng Airbus Tekan Emisi dan Moderenisasi Ruang Udara RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AirNav Indonesia dan Airbus menandatangani nota kesepahaman (MoU) pada 29 September 2026 untuk kolaborasi keberlanjutan dan efisiensi penggunaan ruang udara di Indonesia. MoU ini ditandatangani oleh Direktur Utama AirNav Indonesia Avirianto Suratno dan President Airbus International Wouter van Wersch, dengan disaksikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Fokus utama kerja sama ini adalah mengoptimalkan Manajemen Lalu Lintas Penerbangan (ATM) untuk mendukung efisiensi operasional penerbangan nasional dan mengurangi emisi CO₂. AirNav Indonesia dan Airbus akan mengidentifikasi area prioritas dalam ATM yang berpotensi dioptimalkan, khususnya yang berkontribi pada emisi, dan memetakan solusi operasional serta teknologi yang relevan. Pengalaman global seperti SESAR dan ASBU akan menjadi referensi, namun setiap solusi akan dikaji berdasarkan kebutuhan dan karakteristik operasional ruang udara Indonesia. Kolaborasi ini juga membuka peluang untuk efisiensi operasional armada pada sektor darat dan penerbangan. Untuk mengawasi perkembangan kolaborasi, kedua pihak akan membentuk Steering Committee dan menunjuk focal point serta Lead Expert untuk koordinasi teknis.
Bagikan
Berita terkait
Kawasaki dan Airbus Kembangkan Drone Anti-Kapal Selam
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 21.53
Indofood & Rekosistem Hadirkan Waste Station untuk Pemilahan dan Pengumpulan Sampah
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 19.23
Job Fair Pasuruan 2026, Dorong Kolaborasi Pemerintah dan Industri
Detik.com · 29 September 2026 pukul 08.25
Program Sakola Banten Tingkatkan Kelayakan Fasilitas Pendidikan di MI Mathlaul Anwar
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 21.41