Kawasaki dan Airbus Kembangkan Drone Anti-Kapal Selam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kawasaki Heavy Industries (KHI) bekerja sama dengan Airbus Defence and Space mengembangkan UAV anti-kapal selam berbasis platform Eurodrone. Proyek ini mengintegrasikan sistem sensor pengawasan maritim Jepang ke dalam drone besar dengan panjang 17 meter dan bentang sayap 30 meter. Teknologi yang disematkan meliputi radar pengawasan permukaan, sensor akustik, dan Magnetic Anomaly Detector (MAD) untuk deteksi kapal selam.
Kolaborasi ini bertujuan memodernisasi kemampuan tempur maritim Jepang dengan mentransfer teknologi dari pesawat patroli P-3C dan P-1 ke sistem tak berawak. Integrasi Eurodrone dan pesawat P-1 akan menciptakan jaringan pengawasan berlapis yang mengurangi beban awak penerbangan serta mengoptimalkan biaya operasional patroli jangka panjang. Kerja sama ini menjadi aliansi pertama antara industri pertahanan besar Jepang dengan mitra Eropa di bidang UAV militer.
Bagikan
Berita terkait
AirNav Indonesia Gandeng Airbus Tekan Emisi dan Moderenisasi Ruang Udara RI
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 21.00
Peluncuran Kartu Kredit Gaya Hidup Modern, MNC Bank Gandeng JCB dan Kawasaki
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 17.50
Pesawat Airbus A321neo Cacat, 500 Jet Terdampak
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 16.35
Pelajar Bawa Moge Tabrak Ojol di Depan Plasa Senayan, 3 Luka-Luka
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 20.46