Alasan Prabowo Tolak Utang IMF
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah pernah menolak tawaran pinjaman dari Dana Moneter Internasional (IMF) yang ditujukan kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat berada di Washington DC. Penolakan dilakukan karena pemerintah menilai keuangan Indonesia masih kuat dan tidak perlu bergantung pada pinjaman luar negeri. Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mengurangi ketergantungan terhadap utang luar negeri dan lebih mengutamakan investasi dalam negeri. Jika pinjaman memang diperlukan, pemerintah akan memilihnya secara selektif dengan mempertimbangkan tingkat bunga yang rendah. Pemerintah juga telah melakukan penghematan sebesar Rp 200 hingga Rp 300 triliun per tahun, yang langsung dialokasikan untuk program-program yang mendukung kepentingan masyarakat. Penghematan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keuangan negara tetap kuat tanpa perlu mengandalkan pinjaman asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 14.06
Tegas! Prabowo Beber Alasan Tolak Pinjaman IMF: Indonesia Masih Bisa Tanpa Utang Baru
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 14.04
Strategi Efisiensi Presiden Prabowo: Tutup Ratusan BUMN demi Hemat Rp300 Triliun untuk Rakyat
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.45
Sempat Kaget, Prabowo Beber Alasan Tolak Tawaran Utang dari IMF
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.29
Prabowo Akan Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Target Hemat Rp100 T
Berita terkait
Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 07.25
Prabowo Ungkap BUMN Dipangkas Hemat Rp 50 Triliun: Ada Gaji Direksi sampai Perjalanan Dinas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.03
Prabowo Tegas Tolak Tawaran Utang IMF: Indonesia Masih Bisa Tanpa Pinjaman
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.37
Prabowo Sudah Tutup 290 BUMN Rugi, 700 Lagi Menyusul Hingga Akhir 2026
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.30