Prabowo Kejar Target BUMN Dipangkas Jadi 300
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan agar jumlah BUMN di Indonesia diturunkan menjadi 300 perusahaan pada 31 Desember 2026, dari lebih dari 1.000 BUMN saat ini. Dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo menyatakan bahwa 750 BUMN akan ditutup sebagai bagian dari restrukturisasi korporasi terbesar di dunia. Hanya BUMN yang dianggap produktif dan mampu menciptakan nilai tambah bagi masyarakat yang akan dipertahankan. Pembentaran ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor publik. Dari pemangkasan ini, pemerintah berharap dapat menghemat biaya overhead sebesar Rp 50 triliun, yang meliputi biaya gaji direksi, komisaris, sewa gedung, kendaraan, dan perjalanan dinas. Kepala Bappenas, Purbaya, menyampaikan bahwa penghematan ini merupakan langkah awal untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara dan mengurangi beban biaya operasional yang tidak perlu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.47
Prabowo Sorot BUMN Tak Produktif: Rugi Terus, Laporannya Untung
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 12.12
Prabowo Klaim Selamatkan Rp50 Triliun yang Dulu Habis untuk Gaji Direksi dan Komisaris BUMN
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.37
Prabowo Beber Penghematan Biaya Overhead BUMN Tembus Rp50 Triliun
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.30
Prabowo Sudah Tutup 290 BUMN, Hemat Rp 50 Triliun
Berita terkait
Prabowo Bidik Hanya Ada 300 BUMN pada Akhir 2026
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Prabowo Puji Purbaya di Sidang Tahunan: Kalau Senyum, Saya Merasa Aman
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.07
Prabowo Ungkap BUMN Dipangkas Hemat Rp 50 Triliun: Ada Gaji Direksi sampai Perjalanan Dinas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.03
Prabowo Mau Tutup 750 BUMN, Tersisa 300 Akhir 2026
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.59