Alat Berat Listrik Diproyeksi Kuasai 20 Persen Pasar dalam 5 Tahun, Ini Tantangannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Alat berat listrik (EV) diproyeksikan mencapai 20 persen pangsa pasar dalam lima tahun ke depan, meniru jejak pertumbuhan kendaraan listrik yang saat ini sudah mencapai 20 persen. Direktur Marketing dan Sales GM Tractors Yulius Sikku menyampaikan proyeksi ini dalam Press Conference GM Group Mining Indonesia 2026 di Jakarta pada Rabu (9/9). Elektrifikasi sektor alat berat masih menghadapi tantangan utama, yaitu tingginya investasi awal untuk membangun infrastruktur pendukung yang diperlukan.
Tren ini didorong oleh tekanan biaya energi dan ketidakpastian pasokan solar yang dialami pelaku usaha. Direktur Utama PT Gaya Makmur Mobil Frankie S. Makaminang menjelaskan bahwa banyak pengusaha kesulitan mendapatkan solar, dan ketika tersedia, harganya cenderung tidak menentu dan terus naik. Kondisi ini mendorong pertimbangan penggunaan alat berat berbasis listrik sebagai alternatif yang lebih stabil secara biaya.
Bagikan
Berita terkait
Ancol Cari Investor Reklamasi Sisi Barat, Butuh Rp3,2 Triliun
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.02
Transaksi wondr by BNI Tembus Rp 958 Triliun di Semester I 2026
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 18.45
Andre Rosiade: Pembangunan GOR Agus Salim Bukti Komitmen Presiden Bangun Sumbar
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.30
Keluhan Warga Muakan Petinggi Sintang, dari Listrik hingga Bansos
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 18.03