Keluhan Warga Muakan Petinggi Sintang, dari Listrik hingga Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Desa Muakan Petinggi, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, masih menunggu listrik meski jaringan tiang dan kabel sudah terpasang sejak November 2023. Biaya pemasangan yang dibayarkan warga bervariasi dari Rp500 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, namun listrik belum mengalir ke sebagian rumah. Akibatnya, warga terpaksa menggunakan genset dan tenaga surya, dengan biaya operasional genset mencapai 25 liter bahan bakar per minggu. Selain listrik, akses jalan juga menjadi masalah saat musim hujan karena banjir yang mencapai satu hingga dua meter tingginya, menghambat keluar masuk warga dan akses layanan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 20.48
Warga Muakan Petinggi Keluhkan Infrastruktur dan Pelayanan Publik yang Tak Memadai
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.38
513,9 Km Listrik Aliran Atas KRL Jabodetabek Dirawat, Ini Prosesnya
Berita terkait
Jembatan di Pangandaran Ambruk, Pemprov Jabar Bakal Bangun yang Permanen
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.28
Bahlil Bakal Tambah Target Pasang Baru Listrik Jadi 500 Ribu Rumah
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 00.45
DPR Setujui Anggaran ESDM 2027 Rp27,37 Triliun, Naik 26,4 Persen
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 13.22
PLN Siapkan Lima Tower SUTT 150 kV, Perkuat Keandalan Listrik Sukabumi Selatan
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 17.55