Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Aljazair Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA, Wilayah Udara Ditutup

Pemerintah Aljazair memutuskan memutus hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA) sebagai respons terhadap keterangan yang menuduh UEA melakukan tindakan provokatif dan bermusuhan. Keputusan ini juga meliputi penutupan wilayah udaranya bagi seluruh pesawat sipil dan militer yang terdaftar di UEA, mulai berlaku pada Jumat, 11 September 2026. Pengecualian diberikan untuk penerbangan komersial dari dan menuju Bandara Aljir hingga akhir 2026.

Ketegangan antara kedua negara telah berlangsung cukup lama, dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune beberapa kali menyebut UEA sebagai negara yang berupaya mengganggu stabilitas di wilayah seperti Libya, Mali, dan Sudan. Aljazair menyatakan telah mempertahankan upaya diplomasi sebelum mengambil langkah ini, namun klaimnya bahwa UEA tidak merespons peringatan secara serius belum diverifikasi secara independen.

UEA merespons dengan menyatakan bahwa pemutusan hubungan diplomatik diharapkan hanya bersifat sementara dan menjaga komunikasi untuk memulihkan hubungan persaudaraan. Kritik Presiden Tebboune terhadap kebijakan UAE, termasuk pernyataannya pada Juli 2026 bahwa 'di mana pun mereka menginjakkan kaki, darah mengalir', menjadi bagian dari narasi yang memicu ketegangan ini.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait