Allo Bank Makin Tertekan, Laba Turun 4% dan DPK Ambles 29%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) mencatat laba bersih Rp298,85 miliar hingga Agustus 2026, turun 4,05% secara tahunan. Penurunan ini terjadi meski pendapatan bunga bersih (NII) naik 14,50% menjadi Rp1,06 triliun dan pendapatan non-bunga melonjak signifikan. Laba tertekan akibat kenaikan beban kerugian penurunan nilai aset keuangan sebesar 70,90%, serta peningkatan biaya tenaga kerja dan promosi.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit tumbuh agresif 32,02% menjadi Rp9,46 triliun. Namun, Dana Pihak Ketiga (DPK) justru anjlok 28,78% menjadi Rp5,24 triliun, terutama dipicu merosotnya deposito sebesar 41,43%. Kondisi ini menyebabkan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) melonjak tajam dari 97,3% menjadi 180,4%.
Bagikan
Berita terkait
Allo Bank Cetak Laba Bersih Rp 130 Miliar di Kuartal II-2026, Naik 14%
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 20.00
Laba BRI (BBRI) Tembus Rp34,77 Triliun per Agustus 2026
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 11.25
Laba Bersih BTN Konsolidasi Tumbuh 35,89%, Kredit dan Pembiayaan yang Tembus Rp431 Triliun
JawaPos · 16 September 2026 pukul 16.30
Kondisi Terkini Perbankan di RI
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.00