Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Kondisi Terkini Perbankan di RI

Industri perbankan Indonesia masih menunjukkan optimisme hingga kuartal III-2026, meskipun ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi. Hal ini tercermin dari Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) yang melibatkan 99 bank, mewakili 97,91% dari total aset bank umum per Juni 2026. Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) mencapai 56, masih berada dalam zona optimis. Ekspektasi inflasi dan suku bunga acuan global menjadi faktor yang diperhatikan, namun Indeks Persepsi Risiko (IPR) tetap tinggi di level 57. Mayoritas responden meyakini kualitas kredit, Posisi Devisa Netto (PDN), dan likuiditas tetap terjaga. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan kredit, mendukung peningkatan net cashflow perbankan. Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) mencapai 83, dengan responden memperkirakan kredit tetap tumbuh seiring meningkatnya permintaan. Sektor industri pengolahan mendominasi penyaluran kredit dengan pertumbuhan 16,85% year-on-year pada Juli 2026. Bank umum tetap waspada terhadap kondisi global yang berpotensi memburuk, namun kinerja perbankan tetap terjaga dengan kredit yang tumbuh, permodalan kuat, dan likuiditas memadai. Keberlanjutan kinerja perbankan memerlukan dukungan ekosistem ekonomi yang sehat dan stabil agar intermediasi perbankan dapat berjalan optimal dalam mendukung pertumbuhan nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait