AMDAL Data Center Jatiluhur Bikin Risih, Dedi Mulyadi Turun Tangan: Ini Barang Publik, Bukan Private
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan terkait polemik proyek pusat data AI milik BDx di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Masyarakat setempat dan kalangan luas peduli terhadap dampak lingkungan proyek ini, terutama terkait penggunaan air dan potensi kebisingan. Dedi memastikan bahwa proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilakukan secara transparan dan hasilnya dapat diakses publik. Ia menegaskan bahwa dokumen AMDAL merupakan barang publik, bukan privat, sehingga harus dibuka untuk seluruh pihak yang tertarik. Dedi juga meminta agar identitas konsultan dan ahli yang terlibat dalam penyusunan kajian tersebut diumumkan secara terbuka melalui media sosial agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi dari narasi yang beredar di media sosial. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta diinstruksikan untuk mengumumkan nama tim ahli yang menganalisis dampak lingkungan proyek tersebut. Dedi menekankan pentingnya transparansi agar masyarakat dapat menilai sendiri dampak proyek dan agar pihak yang menyusun kajian siap menjawab pertanyaan publik. Dengan demikian, pembangunan data center strategis dapat berjalan tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Bagikan
Berita terkait
Demo di BSB City, Aliansi Rakyat Semarang Soroti Legalitas PT Motu Technology Group
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.10
HUT ke-81 Jabar, KDM: Izinkan Saya Lakukan Perubahan, Bangun Profesionalisme
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 23.39
Selesai Jalani Pemeriksaan di Polda, Jubir KPK Budi Prasetyo: Di Sini Bentuk Kepatuhan Proses Hukum
JawaPos · 29 September 2026 pukul 21.00
Pramono Anung Disebut Tak Akan Pernah Bisa Saingi Dedi Mulyadi: KDM Selevel Jokowi-Gibran
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 20.20