Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

AMDAL Data Center Jatiluhur Bikin Risih, Dedi Mulyadi Turun Tangan: Ini Barang Publik, Bukan Private

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan terkait polemik proyek pusat data AI milik BDx di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Masyarakat setempat dan kalangan luas peduli terhadap dampak lingkungan proyek ini, terutama terkait penggunaan air dan potensi kebisingan. Dedi memastikan bahwa proses Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dilakukan secara transparan dan hasilnya dapat diakses publik. Ia menegaskan bahwa dokumen AMDAL merupakan barang publik, bukan privat, sehingga harus dibuka untuk seluruh pihak yang tertarik. Dedi juga meminta agar identitas konsultan dan ahli yang terlibat dalam penyusunan kajian tersebut diumumkan secara terbuka melalui media sosial agar masyarakat tidak hanya mendapatkan informasi dari narasi yang beredar di media sosial. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta diinstruksikan untuk mengumumkan nama tim ahli yang menganalisis dampak lingkungan proyek tersebut. Dedi menekankan pentingnya transparansi agar masyarakat dapat menilai sendiri dampak proyek dan agar pihak yang menyusun kajian siap menjawab pertanyaan publik. Dengan demikian, pembangunan data center strategis dapat berjalan tanpa mengabaikan hak masyarakat untuk mengetahui dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Berita terkait