Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Ummat, Amien Rais, mengkritik Presiden Prabowo Subianto terkait pernyataannya tentang rakyat miskin yang masih bisa tersenyum. Amien menyatakan bahwa tawa atau senyum masyarakat miskin bukan tanda kehidupan yang baik, melainkan ekspresi dari kesulitan ekonomi. Ia menilai kondisi ini serius dan berkaitan dengan pemenuhan hak asasi manusia.
Menurut Amien, situasi hak asasi manusia mengalami erosi terparah pada era Prabowo. Ia menyebutkan bahwa 30-35% rakyat di lapisan bawah masih bisa ketawa, tetapi ketawa kecut karena tidak sanggup memenuhi kebutuhan dasar. Amien mengkritik pemerintah yang menurutnya masih menunjukkan narasi bahwa ekonomi Indonesia berjalan baik, padahal masyarakat menghadapi tekanan.
Sebelumnya, Prabowo mengakui masih banyak rakyat yang miskin, namun menyoroti bahwa yang paling miskin pun masih bisa tersenyum. Amien berpendapat bahwa ukuran kesejahteraan tidak cukup dari indikator makroekonomi, tetapi harus dilihat dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan paling mendasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
Refleksi HUT ke-81 RI: Kelas Menengah Jungkir Balik Pikul Beban Berat
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.53
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Makin Gemilang, Angka Kemiskinan Terus Berkurang
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 09.22
Bamsoet Puji Capaian Pemerintahan Prabowo dari Swasembada Pangan-Reformasi Besar BUMN
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.57
Belanja Pemerintah Pusat Rp 3.362,2 T di 2027, Buat Apa Saja?
Berita terkait
HUT RI Momentum Pemkot Tingkatkan Pelayanan dan Pembangunan yang Tepat Sasaran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 19.40
Prabowo Targetkan Angka Kemiskinan Tinggal 6,5 Persen di 2027
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.12
Prabowo Targetkan Tingkat Kemiskinan 2027 Turun ke 6,0-6,5 Persen
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.03
Prabowo Targetkan Lifting Minyak di 2027 Capai 610.000 Barel per Hari
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.57