Amien Rais Singgung 'Kudeta Senyap' Jokowi, Seret Gibran dan Isu Percepatan Pemilu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais menyinggung istilah 'kudeta senyap dan merayap' yang diutip dari analis kebijakan publik Muhammad Said Didu, dalam konteks dinamika politik pasca-pemerintahan Joko Widodo (Jokowi). Amien menilai Jokowi, meski sudah tidak lagi memegang kekuasaan eksekutif, masih ingin memengaruhi arah politik Indonesia, termasuk melalui posisi putranya, Gibran Rakabuming Raka, yang kini menjadi Wakil Presiden di bawah pemerintahan Prabowo Subianto. Menurut Amien, Jokowi telah melewati 'ajal politik' namun masih mengobarkan semangat untuk kembali mengatur negeri, sekaligus menduga ada upaya untuk melemahkan posisi Prabowo agar Gibran bisa 'naik daun'.
Bagikan
Berita terkait
Kalau UU Perampasan Aset Sudah Disahkan DPR, Amien Rais: Nomor Satu yang Harus Diperiksa itu Jokowi!
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 16.53
Roy Suryo Disebut Telah Hancurkan Nama Baik Jokowi dan Masa Depan Gibran
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 10.05
Kaesang di Legislatif, Gibran Disebut 'Anak Emas' Politik Jokowi
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.30
Gibran Terancam Tak Dipakai Lagi, Jokowi Diklaim Siapkan Dedi Mulyadi Hadapi Prabowo
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 16.20