AMMN Catat Laba US$ 497,9 Juta, BYAN Dapat Tambahan Kuota Batu Bara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham Indonesia ditutup melemah pada Senin (21/9), dengan IHSG turun 0,88% ke 6.384,73. Tekanan dipengaruhi oleh profit taking pada saham BYAN yang sebelumnya melonjak 19,96%, serta net sell asing mencapai Rp510,07 miliar. Delapan dari 11 sektor melemah, dengan Infrastruktur turun paling dalam 1,38%. Sebaliknya, pasar saham AS ditutup menguat, dengan Dow Jones naik 0,71% dan Nasdaq menguat 2,26%.
AMMN mencatat transformasi signifikan pada semester I-2026, beralih dari rugi US$148,72 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya menjadi laba bersih US$497,93 juta. Pertumbuhan didorong oleh penjualan bersih yang naik 1.024,02% menjadi US$2,05 miliar, akibat peningkatan volume produksi, kadar bijih Fase 8 yang membaik, dan kenaikan harga komoditas. Perseroan juga menaikkan target produksi emas dalam konsentrat 2026 hingga 775 koz (dari 579 koz), didukung oleh perolehan Project Acceptance Certificate (PAC) smelternya pada 24 Juli 2026.
BYAN mendapat persetujuan Kementerian ESDM untuk perubahan RKAB, memberikan tambahan kuota produksi batu bara sekitar 15-20 juta ton. Persetujuan ini penting mengingat proyeksi Moody's sebelumnya memperkirakan produksi BYAN hanya 39 juta ton pada 2026 tanpa perubahan kuota, jauh di bawah produksi 2025 yang mencapai 68 juta ton. Sementara itu, rencana akuisisi 30% saham BYAN oleh PT Jhonlin Baratama mas masih menunggu persetujuan Kementerian ESDM sesuai UU No. 3/2020 dan PP No. 96/2021.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 08.55
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.30
IHSG Anjlok 1,69 Persen ke 6.277 Sore Ini, 533 Saham Merah
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 16.29
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 16.22
IHSG Balik Melemah 1,69%, Ditutup di Level 6.277
Berita terkait
Asing Net Sell Rp371 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
IHSG Merah Sendirian di Antara Bursa Lain, Ini Kata Analis
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.21
Penutupan Perdagangan Sesi I, IHSG Anjlok 1,11% ke 6.313
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 14.04
IHSG Anjlok 1,11 Persen ke 6.313 Siang Ini, 513 Saham Merah
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 12.33