Amran Akui MBG Kerek Harga Ayam-Telur usai Libur Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui program Makan Bergizi Gratis (MBG) ikut mendorong kenaikan harga ayam dan telur setelah penyaluran kembali berjalan usai libur kenaikan kelas. MBG berperan sebagai offtaker bagi produksi petani dan peternak. Berdasarkan laporan Pinsar, harga kedua komoditas naik dalam sepekan terakhir. Pemerintah memastikan harga dijaga agar tidak jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP), yaitu Rp25.000 per kg untuk ayam hidup dan Rp26.500 per kg untuk telur ayam ras. Data Kemendag per pekan keempat Juli 2026 menunjukkan rata-rata harga daging ayam ras nasional Rp37.872 per kg (turun 0,57% dari Juni) dan telur ayam ras Rp29.242 per kg (turun 3,21%), keduanya masih di bawah harga acuan penjualan konsumen. Indeks Perkembangan Harga daging ayam turun di 50% kabupaten/kota, sedangkan telur turun di 73,33% wilayah. Amran menyatakan pengawasan harga akan dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN), bukan Satgas Pangan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG diinstruksikan membeli ayam dan telur langsung dari peternak guna memangkas rantai distribusi yang selama ini dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.
Bagikan
Berita terkait
Mendag Respons Aksi Bagi Ayam Gratis Imbas Harga Telur Peternak Anjlok
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.43
NU Sebut Program MBG Tak Hanya Pemenuhan Gizi Tapi Juga Tata Ekosistem Pertanian
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.34
Amran Sudah Tanda Tangan Aturan MBG Wajib Serap Telur Peternak
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 16.55
Gara-gara SPPG Tak Serap Telur dari Peternak, Amran Copot Korwil KPPG Surabaya
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 13.55