Amran Kantongi Restu Purbaya soal Efisiensi Anggaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347210/original/009868800_1789284342-WhatsApp_Image_2026-09-13_at_11.16.27.jpeg)
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan hasil pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait efisiensi anggaran. Amran optimis penggunaan bibit berkualitas tinggi dan penambahan lahan produktif seluas 870 ribu hektare dapat meningkatkan produksi nasional secara signifikan. Tanaman perkebunan setelah pembibitan butuh waktu 3 hingga 4 tahun untuk mulai berbuah, sehingga dampak peningkatan produksi akan terlihat beberapa tahun mendatang.
Untuk mencegah penyelewengan anggaran, Amran meminta pengawalan ketat terhadap program pembibitan dari pemerintah. Kementerian Pertanian menggandeng KPK, TNI, Polri, Kejaksaan, dan Satgas Pangan untuk memastikan program bantuan pembibitan berjalan sesuai kepentusan. Pengawasan ini difokuskan pada komoditas perkebunan utama seperti kelapa, kakao, tebu, kopi, mete, dan pala.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 9,95 triliun untuk target lahan 870 ribu hektare di seluruh Indonesia. Amran menekankan pentingnya kebenaran dalam penyediaan bibit karena berdampak langsung pada hasil panen selama puluhan tahun ke depan, terutama untuk tanaman seperti kelapa yang bisa dipanen selama 30 hingga 60 tahun.
Bagikan
Berita terkait
Petrokimia Gresik Genjot Bawang Merah Nganjuk, Produktivitas Naik hingga 12%
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 18.06
Cegah Sawah Puso Efek El Nino, Amran Gencar Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 18.40
Amran Minta Tambahan Rp5 T ke Purbaya untuk Produksi Sawit Dkk
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 20.29
Cianjur Kembangankan Padi Organik, Upaya Diversifikasi Tingkatkan Produktivitas Hasil Pertanian
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 18.48