Jakarta · Minggu, 23 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Cianjur Kembangankan Padi Organik, Upaya Diversifikasi Tingkatkan Produktivitas Hasil Pertanian

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sedang mengembangkan padi organik sebagai bagian dari upaya diversifikasi sektor pertanian. Pengembangan ini masih dalam tahap percontohan atau demonstrasi plot (demplot) di lima kecamatan, yakni Warungkondang, Cilaku, Cibeber, Karangtengah, dan Cianjur. Setiap demplot dikelola oleh kelompok tani dengan lahan sekitar 5.000 meter persegi atau setengah hektare. Menurut Inna Ratna Sofia, Kepala Bidang Prasarana Sarana dan Fasilitas Penyuluh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, produktivitas padi organik mencapai rata-rata 8 ton gabah per hektare, jauh lebih tinggi dibandingkan penggunaan pupuk kimia yang hanya menghasilkan 5-6 ton per hektare. Meskipun demikian, padi organik masih rentan terhadap hama dan kekeringan, sehingga membutuhkan perawatan ekstra dan penggunaan pestisida alami. Dengan penanganan yang tepat, padi organik diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani secara berkelanjutan. Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui metode yang ramah lingkungan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait