Amran Kirim Bantuan Pangan Senilai Rp74 Miliar untuk Bencana di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman segera mengirimkan bantuan pangan senilai Rp74 miliar lebih untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Bantuan tersebut terdiri atas 5.386 ton beras yang dibagi menjadi bantuan kebencanaan sebanyak 200,35 ton dan bantuan pangan reguler sebanyak 5.185,65 ton. Total nilainya mencapai sekitar Rp75,4 miliar.
Bantuan diberikan kepada empat kabupaten, yaitu Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Sikka. Masing-masing menerima alokasi bantuan kebencanaan dan bantuan pangan reguler dengan jumlah berbeda. Pemerintah memastikan penanganan pangan tidak terbatas pada masa darurat, tetapi juga mempertahankan bantuan pangan reguler agar masyarakat tetap mendapat pasokan pangan setelah situasi darurat berlalu.
Amran, yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional, menekankan pentingnya koordinasi dengan Perum BULOG dan pemerintah daerah agar bantuan dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan sulit diakses akibat dampak bencana. Pemerintah menjamin ketersediaan dan distribusi pangan tetap aman hingga kondisi masyarakat kembali pulih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Pertamina Ulurkan Tangan, Basuh Duka Warga Terdampak Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.30
Bandara & Pelabuhan di NTT Tetap Beroperasi, Bisa untuk Kirim Bantuan
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.27
Pada Momen Peringatan HUT Ke-81 RI, Menhan Sjafrie Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Gempa NTT
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 19.31
Ketika Gempa Mengguncang Ronting, Masjid Kubah Merah Putih pun Roboh
Berita terkait
Gempa Disusul 3 "Ledakan", Saksi Mata Lihat Tsunami Datang Sapu Pantai
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.15
Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kemanusiaan Kapolri Listyo Sigit
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.17
Gempa 7,7 M di NTT, Puan Minta Pengungsian Warga Nyaman-Perhatikan Wisatawan
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.38
Satu Korban Tewas Tertimpa Bangunan Terminal Pelabuhan Lorens Say Berhasil Dievakuasi
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 14.13