Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Klaim BBM Hijau E50-B50 Bisa Hemat Devisa Rp500 T per Tahun

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengklaim penerapan BBM nabati E50 dan B50 berpotensi menghemat devisa negara hingga US$30 miliar atau sekitar Rp500 triliun per tahun melalui pengurangan impor energi. Program ini akan menggunakan singkong, tebu, dan jagung sebagai bahan baku etanol dengan kebutuhan lahan antara 1 hingga 2 juta hektare. Pemerintah memprioritaskan penggunaan lahan agroforestri dan lahan yang telah dilepaskan sebelum mempertimbangkan pelepasan kawasan hutan.

Implementasi campuran etanol direncanakan bertahap, dimulai dari E20 pada 2029, E40 pada 2030-2031, hingga mencapai E50. Pembangunan pabrik etanol akan didanai oleh BUMN dan swasta. Selain pengembangan E50, pemerintah juga fokus pada optimalisasi sumur minyak tua dan pengelolaan profesional terhadap 45 ribu sumur rakyat untuk memperkuat kedaulatan energi nasional.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait