Permintaan Global Naik, tapi Filipina Putuskan Hentikan Ekspor Ube
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Filipina menghentikan ekspor ube segar dan bibit tanam sejak Agustus 2024 karena lonjakan permintaan global menyebabkan kelangkaan stok bibit. Kebijakan ini bertujuan membangun kapasitas produksi dalam negeri dan menjadikan ube sebagai sumber devisa ekspor. Hingga saat ini, ube Philippines berhasil masuk pasar Kanada, Timur Tengah, Asia, AS, serta Eropa. Produk ube diolah menjadi tepung, selai, pasta untuk berbagai aplikasi mulai makanan hingga produk kosmetik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 September 2026 pukul 12.42
Brebes Sumbang 20% Produksi Bawang Merah Nasional, Kini Ekspor ke Thailand
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 07.43
Menjaga devisa, merawat daya saing ekspor
Berita terkait
Dorong Hilirisasi Kakao, Pemerintah Benahi Kebun Petani
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 17.27
Relaksasi Aturan DHE SDA: Eksportir Tertentu Wajib Parkir Dolar 30%
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 12.45
Amran Jawab Ancaman Produksi Sawit Susut 3 Juta Ton Gegara El Nino
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 08.05
Ekonom: Orientasi ekonomi RI harus "outward looking" agar rupiah kuat
ANTARA News · 30 Agustus 2026 pukul 22.56