Anak Pejabat RI Rela Hidup Melarat, Tak Mau Jual Nama Besar Orang Tua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Raden Mas Soesalit Djojoadhiningrat, putra tunggal Pahlawan Nasional R.A. Kartini, memilih hidup sederhana dan menolak memanfaatkan nama besar orang tuanya. Meskipun berhak menjabat Bupati Rembang seperti ayahnya, Soesalit menolak dan memilih karier militer pada 1943. Ia bergabung dengan PETA, naik pangkat cepat, dan pada 1946 menjadi Panglima Divisi II Diponegoro yang mengamankan Ibu Kota di Yogyakarta. Di perwakilan pemerintahan sipil, ia juga menjadi Penasihat Menteri Pertahanan. Atasan Jenderal A.H. Nasution menyaksikan Soesalit menjaga kebersahajaannya sehingga hidup melarat hingga meninggal pada 17 Maret 1962.
Bagikan
Berita terkait
Ada Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Begini Kisahnya
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.00
Australia Bermain Cantik dalam Menyikapi Persaingan Negara Adidaya
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 12.30
Perempuan-perempuan Iran Angkat Senjata setelah Negara Mereka Diancam Dilenyapkan AS
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 07.08
TNI AU Buka Rekrutmen Tamtama PK Gelombang III 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 01.30