Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Perempuan-perempuan Iran Angkat Senjata setelah Negara Mereka Diancam Dilenyapkan AS

Perempuan-perempuan Iran mengikuti pelatihan militer dasar di Teheran sebagai bagian dari kampanye rakyat "Pengorbanan untuk Iran" setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melenyapkan negara tersebut. Pelatihan ini mencakup penggunaan senjata api, drone kecil, rudal anti-tank, dan pertolongan medis taktis. Pusat pelatihan yang diresmikan akhir Maret ini berdasarkan konsep "pertahanan rakyat" yang berakar pada Perang Iran-Irak pada 1980-an. Komandan pasukan paramiliter Basij Hojjatoleslam Hossein Taeb hadir dalam upacara pembukaan. Jumlah sukarelawan sipil, termasuk puluhan perempuan, yang mendaftar meningkat drastis di tengah ketegangan militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran. Peserta mendaftar secara daring dan dapat memilih melanjutkan ke tahap pelatihan lanjutan setelah menyelesaikan pelatihan dasar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait