Anak Usaha Waskita Genjot Bisnis Konstruksi hingga EBT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI), anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk, memperkuat lima bisnis untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional. Transformasi perusahaan dilakukan melalui tiga tahapan: Pemulihan, Reposisi, dan Pertumbuhan Berkelanjutan. Plt Direktur Utama Bambang Dwi Wijayanto menekankan bahwa pertumbuhan tidak hanya ditujukan untuk volume, tetapi juga harus sehat, bertanggung jawab, dan tidak berbenturan dengan kepentingan induk usaha. Proyek yang dikerjakan harus memiliki kepastian penagihan, margin wajar, dan risiko terkendali.
WKI menjalankan lima bisnis: konstruksi (tol, bendungan), pengelolaan peralatan, trading material konstruksi, manufaktur (pabrikasi baja, tower transmisi), dan investasi Energi Baru Terbarukan (EBT). Pada 2025, realisasi Nilai Kontrak Baru (NKB) mencapai 100,07% dari target, dengan kontribusi dominan dari pasar eksternal. Proyek strategis yang sedang dikerjakan meliputi perbaikan Tol Kayu Agung-Palembang, pembangunan Tol Bocimi, dan pembangunan Gedung Setpres.
Pada segmen pengelolaan peralatan, WKI mengelola 341 unit aset dan berencana mengelola sekitar 1.200 unit melalui pengalihan dari induk usaha. Di segmen EBT, WKI mengembangkan investasi melalui anak usaha seperti PT Waskita Sangir Energi (divestasi 2025) dan PT Waskita Wado Energi. WKI tetap menjadikan EBT sebagai arah strategis jangka panjang yang dikelola secara berkelanjutan dan berbasis kemitraan.
Bagikan
Berita terkait
Jurus WIKA Pangkas Utang Rp 2,15 T, Margin Keuntungan Naik Jadi 14,1%
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 10.09
Video: Danantara Larang BUMN Karya Bisnis Selain Konstruksi!
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.23
PTPP Raih Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta Senilai Rp1,19 Triliun
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 17.18
PTPP Dapat Proyek Lanjutan Revitalisasi Terminal 1A Bandara Soetta Rp 1,19 T
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 16.36