Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Analis Prediksi Harga Emas Dunia Turun Pekan Ini, Simak Ulasannya

Harga emas dunia tertekan selama pekan lalu akibat kenaikan imbal hasil obligasi AS, penguatan dolar AS, dan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Pasar kini menantikan arah harga emas pekan ini. Survei Kitco News menunjukkan mayoritas analis Wall Street (46% dari 13 analis) memprediksi harga emas turun, sementara 23% memperkirakan naik dan 31% memilih netral. Di sisi lain, sentimen investor ritel masih relatif positif dengan 47% dari 182 responden memperkirakan kenaikan, 33% penurunan, dan 20% netral. Hasil survei ini mencerminkan ketergangguan pasar pasca-data tenaga kerja AS yang melemah namun gagal mendukung kenaikan emas secara signifikan.

Beberapa analis menyampaikan pandangan beragam terkait proyeksi harga emas. Marc Chandler dari Bannockburn Global Forex optimis dan memperkirakan emas naik jika mampu menembus US$4.280-US$4.300 per ounce. Sebaliknya, Adrian Day dan Daniel Pavilonis lebih skeptis, memperkirakan tekanan berlanjut hingga imbal hasil obligasi turun. Alex Kuptsikevich dari FxPro memperingatkan bahwa jika tren penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil berlanjut, emas berisiko menguji level US$4.000 per ounce. Pada saat artikel ditulis, harga emas spot berada di US$4.140,52 per ounce, mengalami penurunan 3,09% dalam seminggu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait