Ancaman Tersembunyi Golkar-Gerindra Jika Dedi Mulyadi Gabung PSI, Bisa Tamat!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dokter Selamat Ginting, seorang pakar Politik dan Militer Universitas Nasional, menyatakan jika Dedi Mulyadi meninggalkan Partai Gerindra dan bergabung dengan PSI, akan menimbulkan ancaman politik besar. Ginting menilai langkah tersebut sebagai pengkhianatan dan berpotensi membuat Gerindra bersekutu dengan Golkar untuk mengungkap rekam jejak Dedi Mulyadi sebagai Bupati Purwakarta. Sebelum bergabung dengan Gerindra, Dedi Mulyadi pernah menjadi kader Golkar. Survei menunjukkan Dedi Mulyadi memiliki elektabilitas sangat kompetitif untuk Pilpres 2029, bahkan melampaui Prabowo dalam beberapa simulasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 17.11
Jokowi Pamer KTA PSI, Ini Analisis Ray Rangkuti
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.52
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Gabung Sejak Oktober 2025
kumparan · 27 September 2026 pukul 14.28
Muzani soal Jokowi Jadi Kader-Pamer KTA PSI: Hak Warga Berpolitik
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 14.24
Guntur Romli Sindir Jokowi: Diminta Tunjukkan Ijazah, Kok Malah Pamer Kartu Anggota PSI
Berita terkait
Dedi Mulyadi Tinggalkan Gerindra demi PSI? Pengamat Soroti Satu Bahaya Besar
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 14.00
Nyali KDM Ciut Menuju 2029? Pengamat Ragukan Dedi Mulyadi Ikuti Jejak Pembangkangan Jokowi
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 10.40
Maju Pilpres 2029, Ada 'Karpet Merah' untuk Dedi Mulyadi dari Solo
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.40
Dedi Mulyadi Tergoda Maju di Pilpres 2029 Lawan Prabowo?
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.20