Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Anggaran MBG 2027 Sudah Lebih Rendah, Purbaya Buka Peluang Dipangkas Lagi

Anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 2027 diperkirakan mencapai Rp240,2 triliun, namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang agar angka ini dapat dipangkas lebih lanjut. Penghematan ini bergantung pada efisiensi pelaksanaan MBG pada 2026 yang diharapkan berjalan optimal. Badan Gizi Nasional (BGN) sedang mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran berdasarkan pelaksanaan yang ada, termasuk penataan kembali jaringan dapur MBG. Purbaya menyatakan bahwa tidak seluruh dapur yang direncanakan akan dibuka, melainkan hanya yang sesuai dengan desain pelaksanaan. Beberapa dapur yang tidak sesuai dinilai akan ditutup untuk mengurangi beban anggaran.

Selain itu, pemerintah juga sedang mempertimbangkan perubahan skema insentif sebesar Rp6 juta per hari untuk setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Perubahan ini bertujuan agar penyaluran insentif lebih tepat sasaran. Purbaya juga menyoroti tingginya permintaan dari sekolah-sekolah yang ingin mengikuti program MBG. Ia meminta BGN untuk membuka data terkait jumlah sekolah yang mengajukan permintaan agar publik dapat menilai tingkat penerimaan program ini.

Untuk 2026, anggaran MBG telah disisir dari Rp268 triliun menjadi sekitar Rp229 triliun, dengan realisasi sebesar Rp117 triliun atau sekitar 56 persen. Di sisi lain, target penerima manfaat MBG pada 2027 ditetapkan sekitar 72,1 juta orang. Pemerintah juga menyediakan rencana pembukaan sekitar 2.700 dapur baru, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan alokasi anggaran yang sudah dimasukkan dalam rencana keuangan yang ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait