Angkasa Pura Buka Suara soal Pesawat Menhut Gagal Mendarat Gegara Asap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Angkasa Pura Indonesia menyatakan kegagalan pendaratan Menhut Raja Juli Antoni di Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, akibat kabut asap tebal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Direktur Utama Angkasa Pura, Mohammad Rizal Pahlevi, menjelaskan maskapai memiliki standar minimum visibility (jarak pandang) dari kokpit ke runway; jika tidak terpenuhi, pendaratan dibatalkan demi keselamatan. Saat ini, kondisi asap masih dipantau di Palangkaraya dan Medan, namun Medan sudah normal, sedangkan Pekanbaru tidak terdampak sesuai hembusan angin BMKG.
Bagikan
Berita terkait
Gara-gara Asap Karhutla, 21 Penerbangan di Pontianak Delay dalam 4 Hari
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 10.13
Warga Banjarbaru Kalsel Berbondong-bondong Ngungsi buntut Karhutla
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 09.40
Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.46
Kabut Asap Karhutla Ganggu 6 Penerbangan di Bandara Supadio Pontianak
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 15.27