Jakarta · Jumat, 21 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio

Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyebabkan jarak pandang di Bandara Internasional Supadio Pontianak turun di bawah 1.000 meter, melanggar standar keselamatan penerbangan. Pada Jumat (21/8/2026), enam jadwal penerbangan terdampak, termasuk IU 682 rute Jakarta-Pontianak yang dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam, serta lima keberangkatan lain yang terlambat. General Manager Maya Damayanti menyatakan koordinasi dengan BMKG, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, BNPB, dan Polres Kubu Raya tetap berjalan untuk memastikan prosedur keselamatan terpenuhi. Tim gabungan juga berhasil memadamkan karhutla seluas empat hektare dalam lima hari di radius 1-2 kilometer dari bandara. Namun, kabut asap masih menghambat operasional penerbangan hingga kini.

Dalam waktu delapan bulan, korban kecelakaan kapal yang meninggal dan hilang mencapai 442 orang, menunjukkan kompleksitas bencana terkait kondisi lingkungan dan transportasi di wilayah ini. Pemerintah dan kepolisian terus meningkatkan operasi terpadu penanganan karhutla, termasuk penangkapan tersangka yang diduga menyebabkan kebakaran. Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan langkah terukur bersama PT PLN untuk mengatasi pemadaman listrik yang memicu atau memperparah situasi. Gubernur Kalimantan Selatan juga turun tangan memastikan kestabilan pasokan listrik di wilayahnya.

Sementara itu, KBRI Bogota membawa tema Kalimantan dan Burung Enggang sebagai maskot dalam Festival Bambuco ke-65 di Kolombia, menarik perhatian 300.000 pengunjung. Upaya internasional ini menjadi sorotan terpisah dari isu karhutla yang mendominasi berita lokal.

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait