Anies Bicara Gagal Pilpres dan Tak Bisa Maju Pilkada: Demokrasi Kita yang Terancam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan pengalaman gagal melanjutkan kontestasi Pilpres 2024 serta tidak bisa maju Pilkada 2024. Ia menilai hal ini sebagai peringatan demokrasi Indonesia yang terancam. Anies menyatakan tiga faktor yang menjadi tanda bahaya demokrasi: (1) penyangga demokrasi yang dikendalikan pihak tertentu, (2) lawan politik yang di tiadakan, dan (3) aturan kompetisi yang berubah-ubah. Ia menekankan bahwa pengalaman pribadinya bukan soal rasa sakit tetapi soal perlindungan demokrasi yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, Anies menyoroti pentingnya wasit independen, ruang kompetisi terbuka, serta aturan main yang stabil bagi kesejahteraan demokrasi Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Anies Sowan ke Rumah Mahfud di Jogja, Kalimat Ini Bikin Warganet Makin Penasaran
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 07.20
Ramai Dikaitkan dengan Manuver 2029, Ganjar Akhirnya Beberkan Topik Obrolannya dengan Anies
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 07.00
Gugatan Denny Indrayana ke Gibran Dinilai Penting untuk Perbaikan Demokrasi di Indonesia
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 13.05
Tanpa Jokowi dan Gibran, Prabowo Disebut Tidak Mungkin Menang
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 07.40