Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Antrean BBM di Makassar Mengular, BPH Migas Pastikan Stok Pertalite Aman

Antrean BBM di Makassar dan sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan sempat mengular selama sepekan terakhir, hingga BPH Migas memastikan stok Pertalite dan Biosolar tetap terkendali. Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PT Pertamina Patra Niaga, dan PT Pertamina (Persero) untuk mengevaluasi penyaluran BBM. Sejak 7 September 2026, Pertamina melakukan langkah-langkah untuk mengatasi antrean, termasuk memperkuat stok di Fuel Pertamina hingga kisaran 8 hingga 14 hari, serta mengirimkan BBM secara kontinu melalui kapal dari kilang Tuban dan Balikpapan.

Untuk mengurangi antrean, Pertamina menambah jumlah SPBU yang beroperasi 24 jam di Kota Makassar dari 11 menjadi 25 titik, dengan 12 di antaranya mendapat penambahan nosel dan operator. Salah satu SPBU bahkan meningkatkan jumlah operator dari 16 menjadi 30 orang untuk tiga sif. Selain itu, jumlah mobil tangki yang dikerahkan untuk distribusi BBM juga ditambah dari 83 unit menjadi 108 unit.

Intervensi ini dilakukan seiring meningkatnya konsumsi Pertalite hingga sekitar 160 persen, dari rata-rata 800 kiloliter (KL) per hari naik menjadi 1.300 KL per hari. Akhir-akhir ini, sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami antrean panjang mulai mengalami penguraian, dan antrean cenderung landai setelah dilakukan penambahan pasokan dan armada distribusi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait