Antrean BBM Makassar Mulai Terurai, Ini Penjelasan Pertamina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Antrean BBM di sejumlah SPBU di Makassar, Gowa, Takalar, dan Maros kini terurai dan kondisi penyaluran sudah lebih kondusif. Aktivitas pengisian BBM berjalan lebih tertib dan tidak lagi mengganggu arus lalu lintas di sekitar SPBU. Hal ini tercapai melalui sinergi antara Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum (APH) yang melakukan koordinasi serta pemantauan di lapangan. Pjs. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo menyatakan bahwa kondusi penyaluran BBM di wilayah tersebut sudah lebih baik berkat kerja sama semua pihak. Pertamina juga menjaga keberlanjutan penyaluran dengan mendistribusikan pasokan secara rutin ke lembaga penyalur sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti arahan petugas agar penyaluran tetap lancar. Informasi dan pengaduan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani 24 jam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.38
Suplai BBM di Makassar dan Sekitarnya Kondusif, Antrean Mulai Terurai
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 14.03
Pertamina Patra Niaga Pastikan Antrean BBM di Makassar Berangsur Normal
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.30
Pertamina Minta Maaf soal Antrean BBM di Makassar, Upaya Recovery Layanan SPBU Terus Diperkuat
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 22.02
Urai Antrean BBM di Makassar, Pertamina Patra Niaga Tambah SPBU Modular di CPI
Berita terkait
Heboh Antrean Panjang BBM di Makassar, Bahlil Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.25
80% SPBU Makin Kondusif, Antrean BBM Subsidi di Makassar Kian Terurai
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 18.09
Pertamina Tambah Tiga SPBU Modular, Antrean BBM di Makassar Makin Landai
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 16.46
YLKI Minta DPR Panggil Pertamina dan ESDM soal Antrean BBM Makassar
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.50