Antrean BBM Subsidi Marak di Daerah, APEI Minta Pemda Cek Penyebab Utama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5407327/original/098707200_1762690871-IMG-20251107-WA0028.jpg)
Asosiasi Pengamat Energi Indonesia (APEI) meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak langsung menyalahkan Pertamina saat terjadi antrean BBM subsidi, seperti yang terjadi di Sumatera Barat dan Kalimantan Timur. Pemda didorong untuk mengidentifikasi penyebab utama antrean, apakah karena kuota terbatas, lonjakan konsumsi, gangguan distribusi, atau adanya penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak seperti sektor industri dan tambang ilegal.
Sofyano Zakaria dari APEI menekankan bahwa Pertamina hanya pelaksana teknis yang tidak berwenang menambah kuota secara sepihak. Pemda seharusnya melakukan perhitungan kebutuhan riil dan berkoordinasi dengan BPH Migas serta Kementerian ESDM jika kuota yang ditetapkan tidak mencukupi. Penindakan tegas terhadap kebocoran BBM subsidi dan evaluasi mekanisme perencanaan kuota berbasis data menjadi solusi utama untuk mengatasi antrean di lapangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 19.40
Pertamina Perluas Peluang Kemitraan SPBU Mini-Nelayan ke 25 Provinsi
JawaPos · 11 September 2026 pukul 17.15
Impor Minyak Mentah Rusia Tahap Dua Dimulai Pemerintah Indonesia Demi Ketahanan Energi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.05
Mau Buka SPBU Pertamina Sendiri? Daftar di Sini
JawaPos · 11 September 2026 pukul 16.30
Bahil Jamin Pertalite-Solar Subsidi Tidak Naik meski Harga Minyak Dunia Melonjak
Berita terkait
Pertamina Sebut Konsumsi Biosolar Subsidi Naik akibat Beda Harga
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 05.45
Pengamat dorong digitalisasi BBM subsidi untuk tekan beban APBN
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.09
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Hingga Akhir 2026!
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 10.20
Realisasi BBM Subsidi Berpotensi Lampaui Kuota, Solar Diprognosa Jebol 9,4%
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.20