AS Gandakan Buyback Surat Utang, Purbaya: Tiru Kita
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan Amerika Serikat menggandakan buyback surat utang berjangka panjang merupakan langkah yang mirip dengan dana stabilisasi obligasi Indonesia. Ia menilai keberhasilan kebijakan Indonesia sebagai acuan internasional bahkan sampai Amerika meniru. Kebijakan ini dilakukan untuk menambah likuiditas dan menjaga stabilitas ekonomi. Amerika menggandakan nilai buyback dari US$ 2 miliar menjadi US$ 4 miliar per operasi untuk surat utang 10-30 tahun, efektif 9 September-4 November 2026. Tujuannya menahan kenaikan yield Treasury 30 tahun ke level tertinggi 2007 pasca aksi jual besar dan kekhawatiran konflik AS-Israel-Iran serta kondisi fiskal yang memburuk.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.25
Purbaya: AS Tiru RI Kelola Tekanan Surat Utang
Berita terkait
Ada Informasi Penting Dari Emiten Cat (AVIA) Milik Konglo Surabaya
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 18.30
BPS Catat Kemiskinan Turun ke 22,93 Juta, Pengangguran Ikut Susut
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.50
ELSA Gelontorkan Rp100 Miliar, Buyback Saham Dimulai Hari Ini
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.15
Danantara Ikut Rapat KSSK, Purbaya: Sebagai Undangan dan Tanpa Hak Suara
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 19.10