AS Kenakan Tarif 50% pada Produk Kanada Usai Negosiasi Dagang Buntu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS mengenakan tarif 50% pada produk kanada senilai USD 20 miliar mulai Sabtu (22/8) setelah negosiasi dagang gagal di menit-menit terakhir. Produk yang terdampak meliputi kayu lapis, minuman beralkohol, peralatan listrik, dan perlengkapan hoki. Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengancam akan memberlakukan tarif balasan dolar demi dolar untuk melindungi pekerja dan industri. Kedua pihak saling menyalahkan; AS menuduh Kanada mengajukan tuntutan mendadak yang menggagalkan kesepakatan, sementara Kanada menyatakan perubahan tarif AS tidak adil. Tarif diberlakukan berdasarkan ketentuan Tariff Act of 1930 untuk negara yang diskriminasi perdagangan AS, namun tidak berlaku pada minyak, potash, dan mineral kritis. Pemulihan ekonomi kanada dapat menghilangkan 90.000 lapangan kerja, terutama di sektor mesin, elektronik, kayu, dan kimia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 18.00
Negosiasi Dagang AS-Kanada Gagal, Trump Gebuk Tarif Baru 50%
Berita terkait
40 Negara Kini "Ditandai" Trump Termasuk RI, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
Bank Tanah Targetkan Pendapatan Rp168 Miliar pada 2026, Semester I Baru Rp78 Miliar
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 19.22
IHSG Melesat 1,93%, Tapi Asing Masih Kabur Rp70,64 Triliun
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 19.07
IHSG Melesat 1,93%, Kapitalisasi Pasar Naik Rp206 Triliun dalam Sepekan
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 19.07