Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Murka! Perundingan Gagal, Perang Dagang Memanas Lagi

Hubungan dagang Amerika Serikat (AS) dan Kanada kembali memanas setelah perundingan gagal, sehingga Washington memberlakukan tarif 50% terhadap barang Kanada senilai US$20 miliar (sekitar Rp360 triliun). Presiden AS Donald Trump menuding Kanada menginginkan keuntungan seperti negara bagian AS tanpa menjadi bagian darinya, lalu mengutuk kebijakan tarif Kanada yang diterapkan selama bertahun-tahun. Trump menyampaikan kemarahannya melalui media sosial setelah negosiasi berakhir buntu pada Jumat.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyatakan bahwa negaranya tidak akan tinggal diam dan akan membalas dengan kebijakan "dolar demi dolar". Tarif baru AS akan mulai berlaku pada 8 September dan menyentuh berbagai produk Kanada, termasuk tongki hoki dan alat penekan lidah. Kanada berencana memberlakukan tarif balasan terhadap produk AS seperti baja, produk susu, peralatan rumah tangga, dan elektronik.

Dampak perang dagang diperkirakan meluas di berbagai sektor. Dan Kelly, Presiden Federasi Bisnis Independen Kanada, memperkirakan 40% eksportir kecil Kanada terdampak langsung, dengan hampir sepertiga mengantisipasi penurunan pendapatan hingga 50%. Eskalasi ini juga mengancam masa depan USMCA, pakta perdagangan trilateral yang mengatur perdagangan senilai US$2 triliun per tahun. Carney menyatakan kegagalan perundingan sebagai "jelas bukan kabar baik" bagi masa depan pakta tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait