AS Kucurkan Rp 53,6 T buat Genjot Produksi Baterai dan Mineral Kritis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan investasi pemerintah senilai US$3 miliar atau Rp53,6 triliun untuk pengembangan mineral kritis dan proyek baterai dalam negeri. Langkah ini bertujuan meningkatkan keamanan nasional dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok China, sekaligus mengisi kembali persediaan senjata yang menipis pasca konflik dengan Iran. Trump menyebut ini sebagai upaya menjadikan AS sebagai negara adidaya mineral dunia.
Rincian investasi meliputi pinjaman bersyarat US$1,4 miliar kepada Sila Nanotechnologies untuk komponen baterai lithium-ion, US$400 juta kepada penambang skandium Sunrise Energy Metals, US$150 juta untuk pengembang magnet Niron Magnetics, dan US$58 juta melalui Bank Ekspor-Impor AS untuk Westwater Resources, Global Advanced Metals, serta 5E Advanced Materials. Di sektor pendidikan, Kementerian Energi mengucurkan hibah US$100 juta dengan target menggandakan lulusan pertambangan dalam dua tahun, sementara Pentagon mendanai proyek US$80 juta di tiga sekolah pertambangan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 07.20
Trump Mau Investasi Rp54,26 T di Proyek Mineral Kritis, Ini Alasannya
Berita terkait
Trump Siap Kucurkan Rp 53 T buat Proyek Mineral Kritis & Baterai
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 22.00
Haji Isam Siap Akuisisi 62,2 Persen Saham Bayan Resources
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 08.59
Tokoh Papua Tengah Soroti WNA terkait Dugaan Aktivitas Tambang Emas
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 22.39
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.15