Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Askrindo Dukung 512 Proyek Strategis dan Perkuat UMKM Nasional

PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo mendukung 512 proyek strategis dan keamanan nasional hingga Desember 2025, dengan total nilai sekitar Rp261,9 triliun. Di antaranya, 16 proyek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp143,2 triliun, sementara 496 proyek lainnya berada di sektor keamanan nasional dengan nilai Rp118,7 triliun. Proyek yang didukung meliputi Kereta Cepat Whoosh, Tol Ngawi-Kertosono-Kediri, Tol Serpong-Balaraja, hingga pembangunan rumah sakit dan kawasan industri di IKN. Askrindo juga mendukung UMKM melalui Asuransi Program Pemerintah KUR, yang menjadi bagian penting dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil. Kapasitas Commercial Line Askrindo mencapai Rp28,6 triliun, naik sekitar 42% dari tahun sebelumnya (Rp20,1 triliun), mencerminkan meningkatnya kepercayaan mitra perbankan. Direktur Keuangan Askrindo, Leonardo Henry Gavaza, menekankan bahwa pertumbuhan bisnis diimbangi dengan penguatan underwriting, manajemen risiko, dan tata kelola. Dari 2016 hingga 2025, Askrindo memberikan penjaminan Kontra Bank Garansi (KBG) senilai Rp149,7 triliun untuk proyek pemerintah, BUMN, dan aktivitas ekonomi lainnya. Berdasarkan laporan keuangan 2025, Askrindo mencatatkan aset sebesar Rp22,23 triliun, ekuitas Rp8,68 triliun, dan laba setelah pajak (EAT) sebesar Rp1,04 triliun. Fundamental keuangan yang kuat menjadi modal bagi Askrindo untuk terus memperkuat kapasitas bisnis dan mendukung perekonomian nasional, baik melalui proyek strategis skala besar maupun pemberdayaan UMKM.

Berita terkait