Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Booming ChipJadi Petaka,Warga Skip Makan Demi Nutup Rugi Investasi

Pasar saham Korea Selatan, yang sempat dipuncaki oleh euforia kecerdasan buatan (AI), mengalami penurunan sekitar 40% dalam enam minggu pada Juni-Juli 2026, menghancurkan kekayaan pasar senilai 2,5 triliun dolar AS. Penurunan ini terutama mempengaruhi investor ritel yang menyumbang 60-70% volume perdagangan harian Indeks Kospi, banyak dari mereka terjebak dalam saham Samsung Electronics dan SK Hynix. Lonjakan volatilitas dipicu oleh peluncuran ETF leveraged saham tunggal pertama di Korea Selatan pada Mei 2026, yang memungkinkan investor memperoleh keuntungan ganda namun juga kerugian yang lebih besar. Ketika permintaan chip AI mulai merosot dan persaingan dari China meningkat, banyak investor yang terlanjur ikut arus FOMO (fear of missing out) akhirnya menderita kerugian besar. Beberapa korban, seperti seorang guru bahasa Inggris berusia 30 tahun dan seorang sound engineer berusia 44 tahun, kehilangan puluhan ribu dolar AS dan terpaksa memotong pengeluaran sehari-hari, termasuk mengurangi jatah makan.

Berita terkait