Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia Bidik Agen Pemasar Naik Jadi 300 Ribu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351921/original/007134200_1789719277-WhatsApp_Image_2026-09-18_at_14.39.11__1_.jpeg)
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) menargetkan jumlah agen pemasar bersertifikasi syariah mencapai 200 ribu orang dalam tiga tahun, naik dari 113 ribu orang saat ini. Target ini sekaligus untuk meningkatkan pangsa pasar asuransi syariah yang masih di bawah 5% dari industri asuransi nasional. Ketua Umum AASI, Fauzi Arfan, menjelaskan minimnya jumlah tenaga pemasar menjadi salah satu faktor utama kecilnya pangsa pasar asuransi syariah dibandingkan asuransi konvensional. Beliau mencontohkan pengalaman Malaysia yang berhasil meningkatkan pangsa pasarnya setelah jumlah agennya bertambah signifikan. Indonesia dengan sekitar 255 juta penduduk muslim, diakui belum memanfaatkan potensi pasar syariah secara optimal, meskipun minat generasi muda terhadap produk syariah terus meningkat. Untuk mendorong pertumbuhan agen, AASI memberikan diskon biaya pendaftaran lisensi keagenan dari Rp 250 ribu menjadi Rp 100 ribu. AXA Sharia Life Insurance (ASLI) yang baru diluncurkan, saat ini sudah memiliki lebih dari seribu agen bersertifikasi dan berencana mengandalkan jalur keagenan sebagai distribusi utama, sambil tetap terbuka untuk kemitraan bancassurance dan kolaborasi dengan ekosistem syariah lainnya di masa depan.
Bagikan
Berita terkait
Jaga Momentum Pertumbuhan, AASI Ajak Industri Asuransi Syariah Perkuat Kolaborasi
Warta Ekonomi · 12 September 2026 pukul 18.49
Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 12.54
AXA Resmi Spin-Off Unit Syariah, Lahirkan AXA Sharia Life Insurance
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 15.35
AXA Financial Indonesia Spin Off Unit Syariah, Bidik Segmen Bisnis Ini
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 15.30