Jaga Momentum Pertumbuhan, AASI Ajak Industri Asuransi Syariah Perkuat Kolaborasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) memperingati Milad ke-23 dengan pertemuan di The Langham Jakarta pada 11 September 2026. Perayaan ini sekaligus menjadi refleksi atas kinerja positif industri asuransi syariah pada Semester I 2026. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penerimaan kontribusi industri mencapai Rp11,72 triliun, dengan asuransi umum syariah tumbuh 40,54% secara tahunan. Total aset industri mencapai Rp50,90 triliun per Juni 2026, naik 7,09% dibandingkan periode sebelumnya, didukung oleh aset asuransi jiwa Rp37,36 triliun dan asuransi umum Rp10,61 triliun. Investasi industri juga tumbuh 7,97% YoY hingga Rp39,87 triliun, dengan alokasi asuransi jiwa Rp29,57 triliun dan asuransi umum Rp7,90 triliun. Selama periode yang sama, industri telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp3,37 triliun sebagai bentuk perlindungan kepada peserta. AASI menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan dan memperluas cakupan pasar di masa depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 12.54
Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan
Berita terkait
OJK Catat Klaim Asuransi Umum Naik 17,3% Jadi Rp 43,34 Triliun hingga Juli 2026
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.16
AAJI Ungkap Pendapatan Asuransi Jiwa Turun 11,2 Persen, Kenapa?
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.16
Banyak Warga Meninggal di Usia Muda, Klaim MSIG Life Tembus Rp545 M
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
Dorong Pertumbuhan Lintas Negara, Yellow Stone Perkuat Pasar Indonesia
JPNN.com · 12 September 2026 pukul 15.43