Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Asumsi Makro RAPBN 2027: Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Rupiah 17.500 per Dolar AS

Presiden Prabowo Subianto menetapkan asumsi makro ekonomi dasar untuk penyusunan RAPBN 2027, yang disampaikan dalam Pidato Kenegaraan dan Penyampaian Nota Keuangan di Gedung DPR/MPR RI pada Jumat, 14 Agustus 2026. Target pertumbuhan ekonomi nasional ditetapkan pada 6 persen untuk 2027, naik dari 5,4 persen dalam APBN 2026. Asumsi ini menjadi fondasi agar RAPBN 2027 dapat menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung agenda pembangunan prioritas pemerintah.

Beberapa indikator utama asumsi makro ekonomi 2027 mencakup proyeksi inflasi, nilai tukar rupiah, dan defisit fiskal. Pemerintah juga memaparkan postur RAPBN 2027 yang dirancang untuk mendukung target pertumbuhan tersebut. Target pendapatan negara dinaikkan dibandingkan APBN 2026 yang mencapai Rp 3.153,6 triliun, sementara belanja negara naik dari Rp 3.842,7 triliun pada tahun sebelumnya.

Pemerintah menilai kombinasi target pertumbuhan yang lebih tinggi, inflasi yang terkendali, dan defisit yang lebih rendah mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keberlanjutan fiskal. Arsitektur RAPBN 2027 diharapkan menjadi landasan untuk mempercepat pembangunan nasional, menjaga daya beli masyarakat, dan meningkatkan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait