Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Atlet BAB di Tengah Lomba, Hyrox Ubah Aturan Setelah Insiden Beijing

Hyrox mengubah aturan dan prosedur perlombaan setelah insiden biologis yang melibatkan atlet Australia Joanna Wietrzyk pada Hyrox China di Beijing. Wietrzyk, yang merupakan pemegang rekor dunia undangan, mengalami kejadian tidak terduga saat menjalani latihan intensitas tinggi, yakni buang air besar di arena perlombaan. Kotoran mengalir ke kakinya saat menggunakan peralatan yang sama dengan peserta lain. Meski terjadi insiden, Wietrzyk tetap melanjutkan perlombaan hingga selesai. Rekaman insiden ini kemudian viral di media sosial dan memicu perdebatan tentang standar kesehatan dan keselamatan di kompetisi fisik ekstrem.

Pendiri Hyrox, Moritz Furste, mengakui kesalahan pihaknya tidak segera bertindak saat insiden terjadi. Ia menyatakan tanggung jawabnya untuk mencegah situasi serupa. Furste menjelaskan bahwa insiden di Beijing menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki prosedur perlombaan. Aturan dan prosedur baru telah diberlakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang atau ditangani lebih cepat di masa mendatang.

Hyrox China juga mengambil langkah cepat setelah insiden. Peralatan yang terkena kontaminasi segera diisolasi, dibersihkan, dan dikeluarkan dari penggunaan. Panitia bahkan mengganti karpet di lokasi dalam waktu semalam agar perlombaan dapat dilanjutkan keesokan harinya. Area dan lintasan yang terdampak ditutup sementara untuk proses desinfeksi menyeluruh. Sebelumnya, Hyrox sudah memiliki prosedur medis untuk kontaminasi biologis, namun insiden ini mengungkapkan kekurangan aturan khusus untuk kasus seperti ini dalam kompetisi massal.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait